Powered by Blogger.

pita di bima sakti

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1766726.jpg



Simpul cincin gas melebar lebih dari 600 tahun cahaya muncul di jantung galaksi Bima Sakti. Akhirnya, ‘pita’ ini berhasil diteliti untuk pertama kalinya.
Cincin gas ini yang melahirkan bintang baru ini memiliki belitan di tengahnya yang tampak seperti simbol tak terbatas kosmik. Bagian cincin memang pernah dilihat sebelumnya, namun Herschel Space Telescope milik European Space Agency baru saja melakukan penelitian pada struktur keseluruhannya.
Pesawat Herschel secara khusus dibuat untuk ‘mengintip’ pusat Bima Sakti karena mampu mendeteksi inframerah dan cahaya sub-milimeter yang mampu penetrasi melewati debu.
Menurut pernyataan Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California, astronom terkejut melihat apa yang mereka temukan.
Saat mengarahkan teleskop ke cincin dalam galaksi, "Cincin yang ada tampak seperti simbol tak terbatas," ujar laboratorium itu.
Ilmuwan mengaku belum memahami mengapa simbol tak terbatas itu tersimpul dan terbelit.

New horizons: This bizarre, twisted ring of dense gas at the centre of our Milky Way galaxy was observed by the Herschel Space Observatory
New horizons: This bizarre, twisted ring of dense gas at the centre of our Milky Way galaxy was observed by the Herschel Space Observatory


Selain itu, masih sedikit informasi diketahui mengenai cara cincin gas terbentuk dalam galaksi spiral. Selain itu, muncul misteri baru, cincin baru ini nampaknya sedikit maju dari pusat galaksi tempat lubang hitam besar berada.
Menurut penulis utama Sergio Molinari dari Institute of Space Physics, hal menariknya adalah mengenai peluncuran teleskop luar angkasa baru seperti Herschel.
"Kita punya misteri baru tepat di pusat galaksi kita sendiri,” ujar penulis makalah yang diterbitkan di jurnal Astrophysical Journal Letters seperti ditulis Dailymail. [mor]
Highlighting the ribbon: The Herschel telescope sees infrared and sub-millimetre light, which can readily penetrate through the dust hovering between the bustling centre of our galaxy and us




Sumber : http://www.klikunic.com/2011/08/wah-pita-muncul-di-pusat-bima-sakti.html#ixzz1VtymDvJd

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Guru Kunci Utama Pendidikan Bermutu



Sabtu, 22 Mei 2010 - 10:36 wib
JAKARTA - Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Kementerian Pendidikan Nasional Baedhowi mengatakan, kunci utama pendidikan yang bermutu dan keberhasilan pembelajaran ada pada guru.




Reformasi pendidikan yang sedang dilakukan pemerintah diharapkan bisa meningkatkan mutu guru. Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru agar profesional.
”Jangan dibandingkan dengan negara lain seperti Singapura. Di sana jumlah warganya sedikit sehingga beban kerja guru tidak terlalu besar,” ujar Baedhowi di Jakarta kemarin.

Dia meminta para guru tidak resah atas penghapusan Direktorat Jenderal PMPTK dan khawatir sertifikasi serta tunjangan profesi guru terhenti. Menurut Baedhowi, kedua hal tersebut merupakan amanat undang-undang. ”Pasti tetap diberikan,” tandasnya.

Adanya permasalahan saat ini disebabkan belum siapnya pemerintah daerah menerima kucuran dana tersebut.

Sementara itu, Coordinator of Indonesia Human Development Unit and Lead Education Specialist of East Asia and Pacific Regional World Bank, Mae Chu Chang, mengatakan, manajemen guru yang efektif juga sangat penting dari sudut keuangan. Menurut dia, manajemen dan penyebaran guru yang tidak efisien dapat memberi tekanan kepada anggaran pendidikan. (hermansah/koran si)
(//rhs)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SBY: Pendidikan Bergantung Pada Kompetensi Dosen & Guru

Jum'at, 15 Agustus 2008 - 10:14 wib
Mochammad Wahyudi - Okezone
http://news.okezone.com/read/2008/08/15/20/137017/20/sby-pendidikan-bergantung-pada-kompetensi-dosen-guru

 


JAKARTA - Pemerintah menyatakan, akan terus melakukan perbaikan kesejahteraan dan kualitas kompetensi dosen antara lain dengan menaikkan penghasilan mereka.

Sebab, Menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pendidikan sangat bergantung pada kompetensi dan profesionalisme guru dan dosen.

Dia menjelaskan, pada 2004 penghasilan yang diterima golongan terendah masih Rp842,600 per bulan, namun pada tahun ini telah mencapai Rp1,854 juta atau naik dua kali lipatnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

WELCOME TO MY WEB

SEMOGA BERMANFAAT...!!!